Palestina Tolak Mentah-Mentah Keterlibatan Asing dalam Pemerintahan Gaza Pasca-Perang

Anton Suhartono
Pemerintah Otoritas Palestina menolak mentah-mentah pembentukan pemerintahan apa pun di Gaza yang melibatkan kekuatan asing (Foto: Reuters)

TEPI BARAT, iNews.id - Pemerintah Otoritas Palestina menolak pembentukan pemerintahan apa pun di Jalur Gaza yang melibatkan kekuatan asing. Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant pekan lalu berkunjung ke Amerika Serikat, salah satunya membahas pemerintahan Gaza pasca-perang.

“Tidak ada legitimasi bagi kehadiran asing di Wilayah Palestina. Hanya rakyat Palestina yang bisa memutuskan siapa yang memerintah serta mengatur urusan mereka,” kata Nabil Abu Rudeineh, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, dikutip dari Anadolu, Senin (1/7/2024).

Dia menegaskan pembentukan koloni serta kebijakan penjajah Israel yang berupaya memindahkan penduduk Gaza melalui pembantaian berdarah tidak sah.

“Kami tidak akan menerima atau membiarkan kehadiran orang asing di tanah kami, baik di Tepi Barat maupun Jalur Gaza,” ujarnya, menegaskan.

Isu Palestina, lanjut dia, merupakan adalah masalah negara, tak terkait dengan bantuan kemanusiaan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

2 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

2 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

2 hari lalu

Menolak Mati, Hamas Umumkan Ikut Pemilu Palestina November 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal