Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

Anton Suhartono
Iran memperingatkan negara-negara Arab agar tidak mengizinkan wilayah maupun fasilitas mereka digunakan AS untuk menyerang negaranya (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran mengeluarkan peringatan keras kepada negara-negara Arab di kawasan agar tidak mengizinkan wilayah maupun fasilitas mereka digunakan oleh Amerika Serikat (AS) untuk melancarkan serangan terhadap negaranya. Peringatan itu disampaikan menyusul serangan udara AS terhadap fasilitas radar dan pengawasan pantai Iran di Sirik dan Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Sabtu (6/6/2026).

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menegaskan, Teheran akan menggunakan semua cara yang tersedia untuk mempertahankan kedaulatan, keamanan, dan kepentingan nasionalnya. Iran juga menekankan bahwa mereka memiliki hak membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

Selain itu, Iran menyerukan negara-negara di kawasan untuk mematuhi prinsip bertetangga yang baik serta tidak membiarkan wilayah mereka dipakai untuk merencanakan maupun melaksanakan tindakan permusuhan terhadap Iran. Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.

Kemlu Iran mengutuk keras serangan udara AS terhadap fasilitas radar dan pengawasan pantai di wilayah Sirik serta Pulau Qeshm. Menurut Teheran, serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap perjanjian gencatan senjata yang telah berlaku sejak 8 April lalu.

Iran juga menyebut tindakan AS sebagai agresi terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara. Fasilitas yang diserang disebut memiliki peran penting dalam menjaga perbatasan Iran sekaligus menjamin keamanan jalur pelayaran internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak

9 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

14 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

16 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal