Panas! Iran Panggil Pulang Dubes di Inggris, Prancis dan Jerman terkait Sanksi Nuklir

Anton Suhartono
Iran memanggil pulang dubesnya di tiga negara: Inggris, Prancis, dan Jerman (Foto: AP)

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengecam upaya negara Barat untuk memulihkan sanksi internasional terhadap negaranya seraya memperingatkan hal itu bisa memicu preseden berbahaya serta merusak kepercayaan terhadap seluruh tatanan global.

Araghchi menegaskan Iran telah berkorban banyak karena ditipu berdasarkan hak-haknya yang diakui dalam perjanjian. Meski dilukai, Iran tetap berusaha mematuhi perjanjian, bahkan setelah AS menarik diri dari kesepakatan JCPOA pada 2018 disusul dengan memberlakukan kembali sanksi.

"Penolakan Amerika Serikat yang terus-menerus terhadap setiap inisiatif diplomatik telah membuktikan bahwa negosiasi dengan Washington hanya akan menemui jalan buntu," ujar Araghchi. 

Dia juga menuduh E3 memilih konfrontasi, ketimbang dialog.

Menurut Araghchi, upaya AS dan E3 untuk menerapkan kembali sanksi terahadap Iran keliru,, sembrono, dan batal demi hukum.

Dia menegaskan Iran tidak akan pernah merespons ancaman atau tekanan. Sebaliknya, Dewan Keamanan PBB berisiko kehilangan kredibilitas dan otoritasnya jika setuju untuk kembali sanski tersebut karena sama saja melakukan tindakan ilegal dengan kekerasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp18.083 per Dolar AS

7 jam lalu

AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah

10 jam lalu

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

11 jam lalu

Harga Minyak Dunia Merosot usai AS Hentikan Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal