Panas! Kamboja Tuduh Thailand Pakai Bom Klaster di Konflik Perbatasan

Anton Suhartono
Kamboja menuduh Thailand menggunakan bom klaster dalam konflik bersenjata (Foto: RTAF)

PHNOM PENH, iNews.id - Kamboja menuduh Thailand menggunakan bom klaster dalam konflik bersenjata di wilayah perbatasan kedua negara yang telah berlangsung selama 10 hari. Tuduhan tersebut disampaikan di tengah desakan Bangkok agar Phnom Penh lebih dulu mengumumkan dan mematuhi gencatan senjata.

Pemerintah Kamboja mendesak Konvensi tentang Amunisi Klaster (Convention on Cluster Munitions/CCM) untuk mengutuk dugaan penggunaan bom klaster oleh Thailand, terutama di wilayah sipil. 
Kamboja menilai penggunaan amunisi tersebut melanggar hukum humaniter internasional dan membahayakan warga sipil.

Bom klaster dikenal sebagai senjata kontroversial karena dapat menyebarkan submunisi dalam jumlah besar. Amunisi yang tidak meledak berpotensi menimbulkan korban lama setelah konflik berakhir.

Di sisi lain, Thailand justru menekan Kamboja agar mengumumkan gencatan senjata terlebih dahulu. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Maratee Nalita Andamo, mengatakan gencatan senjata hanya dapat dilakukan jika memenuhi syarat dan dapat dipercaya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Bareskrim Bongkar Judi Online Modus Deposit Pulsa, Transaksi Tembus Rp890 Miliar

7 hari lalu

Penembakan Sekolah Thailand, Pelaku Suka Main Game Kekerasan Pelajari Serangan Serupa di AS

7 hari lalu

Korban Tewas Penembakan Sekolah Thailand Jadi 9 Orang, Pelaku Juga Bunuh Kakek-Neneknya

9 hari lalu

Korban Tewas Penembakan di Sekolah Thailand Jadi 6 Orang, 3 Guru dan 3 Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal