Pandemi Virus Korona, Giliran Arab Saudi Tutup Akses Keluar dan Masuk Uni Eropa

Anton Suhartono
Arab Saudi menutup akses keluar dan masuk ke Uni Eropa untuk mencegah penyebaran virus korona (Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi turut menutup akses keluar dan masuk ke banyak negara untuk mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19, termasuk Uni Eropa. Keputusan ini diambil setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus korona sebagai pandemi.

Seluruh warga Saudi dan ekspatriat dilarang berpergian ke negara-negara Uni Eropa dan lainnya yang memiliki kasus virus korona tinggi untuk sementara waktu.

Sumber resmi di kementerian dalam negeri, seperti dikutip dari kantor berita Saudi Press Agency (SPA), Kamis (12/3/2020), mengatakan, keptutusan ini diambil sebagai langkah pencegahan yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan, demi melindungi kesehatan warga dan ekspatriat di Kerajaan.

"Pemerintah Kerajaan memutuskan untuk sementara menangguhkan perjalanan warga dan ekspatriat serta menangguhkan penerbangan ke negara-negara Uni Eropa, Konfederasi Swiss, India, Pakistan, Sri Lanka, Filipina, Sudan, Ethiopia, Sudan Selatan, Eritrea, Kenya, Djibouti, dan Somalia, serta melarang warga dari negara-negara tersebut masuk, serta mereka datang dari negara-negara tersebut selama 14 hari terakhir," kata dia.

Pergerakan penumpang melalui semua pelabuhan dengan Yordania juga ditangguhkan untuk sementara.

Namun lalu lintas perdagangan dan angkutan serta bantuan kemanusiaan masih diizinkan.

Saudi juga memberikan waktu selama 72 jam bagi warganya serta warga asing pemegang identitas kependudukan resmi dari negara-negara dimaksud untuk kembali, sebelum penutupan akses diterapkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diperiksa KPK 4 Jam, Eks Menpora Dito Ariotedjo Dicecar soal Kunjungan ke Arab Saudi

57 tahun lalu

Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian

57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal