Pangkalan Militer Angkatan Udara Ukraina Lumpuh Diserang Pasukan Rusia

Umaya Khusniah
Juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Igor Konashenkov. (Foto: tangkapan layar Reuters)

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan tentaranya untuk menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu. Tujuan operasi tersebut untuk “demiliterisasi” dan “denazifikasi” negara tetangganya yang pro-Barat itu, di samping mencegah Kiev bergabung dengan NATO.

Negara-negara Barat, yang menolak dalih Rusia itu, menanggapinya dengan menjatuhkan sanksi keras terhadap Moskow. Mereka juga mengerahkan militer berat dan bantuan lainnya ke Kiev.

Sesaat sebelum invasi, Putin mengatakan dalam pidatonya bahwa Ukraina menggunakan ilmu pengetahuan yang didapat semasa Uni Soviet berkuasa untuk membuat senjata nuklir sendiri. Menurut Putin, ini sama saja dengan persiapan Kiev untuk melakukanserangan ke Rusia.

Namun, dia tidak mengutip bukti apa pun untuk klaimnya tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Luncurkan Rudal dan Drone! Iran Gempur 8 Fasilitas Militer AS di Bahrain dan Kuwait

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal