Pangkalan Militer AS di Qatar Digempur Iran Trump malah Berterima Kasih, kok Gitu?

Anton Suhartono
Iran menggempur pangkalan militer AS di Qatar pada Senin malam sebagai pembalasan, namun Donald Trump justru berterima kasih (Foto: AP)

DOHA, iNews.id - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terus meningkat, namun saluran diplomatik tetap dijaga. Iran secara resmi memberi tahu AS beberapa jam sebelum meluncurkan serangan rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, Senin (23/6/2025) malam waktu setempat.

Langkah ini dinilai sebagai upaya Iran untuk mencegah jatuhnya korban jiwa dan menjaga konflik agar tidak semakin meluas.

Serangan ke salah satu pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah tersebut merupakan aksi balasan Iran atas pengeboman terhadap tiga fasilitas nuklirnya oleh AS pada Minggu (22/6/2025). Meski 14 rudal ditembakkan, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka, sebagaimana telah diperingatkan sebelumnya oleh pihak Iran.

“Kami tidak menyerang siapa pun dan kami tidak akan pernah menerima diserang oleh siapa pun. Kami tidak akan tunduk pada agresi siapa pun. Ini adalah logika bangsa Iran,” kata Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, beberapa jam sebelum serangan berlangsung.

Presiden AS Donald Trump merespons serangan Iran dengan nada meremehkan. 

Melalui platform Truth Social, Trump menyebut serangan tersebut sebagai “pembalasan yang lemah” seraya mengatakan serangan itu bisa dicegah secara efektif. Namun dia tak menampik pemberitahuan Iran sebelumnya sehingga pasukannya bisa mengantisipasi.

“Saya ingin berterima kasih kepada Iran karena memberi kami pemberitahuan lebih awal, memungkinkan tidak ada nyawa yang hilang dan tidak ada yang terluka,” kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Internasional
4 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Internasional
7 jam lalu

Operasi Militer terhadap Iran Selesai, AS Klaim Semua Tujuan Telah Tercapai

Internasional
8 jam lalu

Harga Minyak Naik, Rupiah Melemah, Barel Sulit Dicari: Bagaimana Strategi Indonesia Seharusnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal