Para Ahli Khawatir Roket China Seberat 21 Ton Hantam Permukiman Penduduk 

Anton Suhartono
Roket Long March 5B bisa saja menghantam permukiman penduduk setelah menjalankan misi mengirim modul ke orbit (Foto: Reuters)

Sementara Long March 5B diyakini mengorbit Bumi setiap 90 menit dan melintas tepat di utara New York, Madrid, dan Beijing, serta menuju selatan ke Cile dan Selandia Baru, memicu kekhawatiran bisa saja menghantam daerah berpenghuni.

Roket memang akan terbakar saat memasuki atmosfer Bumi, namun serpihannya kemungkinan menghantam daratan, meskipun potensi jatuh ke laut tetap besar.

"Saya kira, dengan standar saat ini, tidak bisa diterima membiarkannya kembali dengan cara tidak terkendali," kata McDowell, seperti dilaporkan kembali Mirror, Selasa (4/5/2021).

China memiliki target untuk menyelesaikan pembangunan stasiun luar angkasa pada akhir 2022 setelah modul selanjutnya diluncurkan. Stasiun luar angkasa akan mengorbit Bumi pada ketinggian hingga 450 kilometer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal