Para Menteri Israel Ini Tolak Berdirinya Negara Palestina

Anton Suhartono
Menteri keuangan Israel Bezalel Smotrich menolak berdirinya negara Palestina (Foto: Reuters)

Selain itu, Matan Kahana, anggota parlemen yang juga politikus kubu oposisi, Partai Persatuan Nasional, yang dipimpin rival utama Netanyahu, Benny Gantz, juga ikut menolak.

“Ini adalah sebuah bencana, untuk memberi penghargaan kepada Palestina setelah 7 Oktober dengan mendirikan sebuah negara,” kata Chikli, kepada Army Radio.

Sebelumnya surat kabar The Washington Post melaporkan, pemerintah AS bekerja sama dengan beberapa negara Arab, termasuk Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Arab Saudi, membahas rencana pasca-perang yakni menentukan batas waktu yang pasti bagi pembentukan negara Palestina.

Mengomentari laporan Washington Post, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Palestina menyatakan, setiap inisiatif politik yang tidak dimulai dengan pembentukan negara Palestina sebagai anggota penuh PBB pasti gagal.

Serangan Israel ke Gaza hingga Kamis (15/2/2024) telah menewaskan 28.600 orang lebih dan melukai 68.000 lainnya.

Serangan lintas batas Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 salah satu tujuannya adalah memperjuangkan kemerdekaan Palestina, hak yang sejak puluhan tahun terabaikan. Solusi dua negara yang memberikan Palestina kemerdekaan dengan wilayah berdasarkan peta 1967, sebagai upaya mengakhiri konflik selama puluhan tahun, ditolak mentah-mentah oleh kelompok sayap kanan Israel yang dimotori Partai Likud yang dipimpin Netanyahu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

MUI Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza usai Bertemu Prabowo 

Internasional
1 hari lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Nasional
2 hari lalu

Istana Siap Dialog dengan MUI, Bahas Keterlibatan RI di Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
2 hari lalu

Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal