Para Pemimpin 6 Partai Oposisi Turki Bersatu, Hendak Lengserkan Erdogan?

Ahmad Islamy Jamil
Para pemimpin oposisi Turki menggelar pertemuan di Ankara, Sabtu (12/2/2022). (Foto: Reuters)

Davutoglu dan Babacan termasuk pendiri AKP yang mengantarkan Erdogan berkuasa. Namun, mereka kemudian memilih memisahkan diri dan membentuk partai sendiri, sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan Erdogan.

Setelah lebih dari 11 tahun sebagai perdana menteri Turki, Erdogan terpilih sebagai presiden pada 2014. Pada saat itu, posisi presiden masih bersifat seremonial, karena hanya sebatas kepala negara.

Akan tetapi, pada 2017, para pemilih Turki menyetujui sistem presidensial eksekutif, yang sangat memperluas kekuasaan Erdogan. Pada pemilu yang digelar tahun berikutnya, Erdogan terpilih kembali sebagai presiden untuk kedua kalinya.

Pemilihan umum parlemen dan presiden berikutnya di Turki dijadwalkan pada Juni 2023.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Nasional
5 hari lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Nasional
6 hari lalu

Prabowo: Berpolitik di RI Pengorbanan, Mau Mengabdi malah Dicari-cari Kejelekannya

Internasional
10 hari lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal