Parlemen Eropa Larang TikTok, Khawatir Pencurian Data oleh China

Ahmad Islamy Jamil
Parlemen Eropa resmi melarang TikTok (ilustrasi). (Foto: Ist.)

BRUSSELS, iNews.id – Parlemen Eropa resmi melarang penggunaan TikTok pada perangakat ponsel staf mereka. Keputusan itu menyusul langkah dua lembaga pembuat kebijakan Uni Eropa lainnya, yaitu Komisi Eropa dan Dewan Uni Eropa.

Pelarangan TikTok semakin menunjukkan kegelisahan yang meningkat di kalangan Barat atas aplikasi berbagi video pendek asal China itu—yang dituding memiliki kemampuan untuk mengakses data penggunanya.

Komisi Eropa dan Dewan Uni Eropa pekan lalu melarang penggunaan TikTok pada perangkat seluler staf mereka. Hal itu dipicu oleh kekhawatiran bahwa Pemerintah China dapat mengambil data pengguna.

Beijing sendiri telah membantah memiliki niat seperti itu.

Larangan yang dikeluarkan Parlemen Eropa mulai berlaku 20 Maret. Sejak itu, semua perangkat seperti ponsel dan tablet yang terdaftar dalam aplikasi manajemen seluler Parlemen Eropa tak boleh lagi menggunakan TikTok.

Badan legislatif Eropa itu juga sangat merekomendasikan para anggota parlemen dan staf menghapus platform asal China dari perangkat pribadi mereka. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

RI Jajaki Kerja Sama Industri dengan China, Durian hingga Kakao Jadi Andalan

5 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Komponen Jet Tempur Canggih Buatan AS F-35 Jatuh ke Tangan China

5 hari lalu

Menkomdigi Ungkap TikTok Nonaktifkan 9 Juta Akun Anak di Bawah Umur

7 hari lalu

Nepal Bakal Kuras 4 Danau Buntut Banjir Bandang Tewaskan Ribuan Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal