Parlemen Irlandia Akan Gelar Voting untuk Usir Dubes Israel

Anton Suhartono
Parlemen Irlandia akan menggelar voting untuk mengusir dubes Israel (Foto: Reuters)

DUBLIN, iNews.id - ParlemenIrlandia pekan depan menggelar pemungutan suara untuk memutuskan apakah akan mengusir duta besarIsrael atau tidak. Irlandia merupakan salah satu negara Eropa yang pemerintahannya mengecam serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina.

Partai Sosial Demokrat berhaluan kiri sebelumnya menyatakan akan mengajukan mosi pada Rabu pekan depan guna mengusir Duta Besar Israel Dana Erlich. Disebutkan, pemerintah Israel gagal menghentikan serangan yang disengaja terhadap warga sipil, jurnalis, staf PBB, dan petugas medis di Gaza.

Partai Sosial Demokrat hanya memiliki enam kursi di parlemen Dail Eireann, namun dukungan datang dari beberapa partai sayap kiri lainnya untuk mencabut status diplomatik Erlich.

Partai berkuasa di parlemen, Sinn Fein, serta partai sayap kanan-tengah, Fianna Fail, juga menyerukan pengusiran Erlich. Meski demikian partai-partai tersebut sudah memberi sinyal akan mengajukan mosi tersendiri. Bahkan mereka juga akan mendesak agar Israel diseret ke Pengadilan Kriminal Internasional.

Hubungan Irlandia dengan Israel sebenarnya diwarnai ketegangan dalam beberapa kasus. Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar mendukung hak Israel untuk membela diri, namun mengungkapkan keprihatinan bahwa pengeboman terhadap Gaza sama dengan hukuman kolektif dan lebih mendekati aksi balas dendam.

Presiden Irlandia Michael D Higgins lebih kritis lagi bersikap terhadap Israel, menuduh negara Yahudi itu melecehkan hukum internasional terkait perlindungan terhadap warga sipil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal