Parlemen Portugal Legalkan Euthanasia, Pasien Tak Bisa Sembuh Bisa Minta Suntik Mati

Djairan
Portugal menjadi negara ke-7 di dunia yang melegalkan euthanasia (Foto: Reuters)

LISBON, iNews.id - Parlemen Portugal menyetujui undang-undang (UU) yang melegalkan euthanasia melalui voting, Jumat (29/1/2021). Hasil suara menunjukkan 136 anggota parlemen mendukung euthanasia dan 78 menentang, 4 lainnya abstain.

Portugal menjadi negara ketujuh di dunia yang mengizinkan pasien dengan sakit parah dan secara medis tak bisa sembuh untuk mengajukan permintaan mengakhiri hidup.

Euthanasia menjadi jalan terakhir yang dianggap bisa mengakhiri penderitaan seseorang. Undang-undang melegalkan praktik tersebut hanya dalam kasus tertentu serta di bawah pemantauan yang ketat.

"Dengan pemungutan suara ini, parlemen menaikkan martabat demokrasi kita," kata anggota parlemen kelompok Kiri, Jose Manuel Pureza, dikutip dari Reuters, Sabtu (30/1/2021).

UU tersebut akan mengizinkan warga negara Portugal berusia di atas 18 tahun untuk meminta euthanasia jika sakit parah tak bisa disembuhkan serta merasakan sakit tak tertahankan sejak lama. Permintaan euthanasia tak berlaku pada pasien tidak sehat secara mental.

Prosesnya hanya berlaku bagi warga negara Portugal, bukan orang asing. Ini untuk mencegah warga negara lain datang ke Portugal demi bisa mengakhiri hidup.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
2 hari lalu

Kondisi Terkini Tio Pakusadewo yang Kini Dirawat di RS, Pulih Perlahan

Seleb
13 hari lalu

Nestapa Clara Shinta, Mendadak Sakit usai Gugat Cerai Muhammad Alexander Assad

Nasional
18 hari lalu

Kemenkeu Tepis Isu Purbaya Tumbang hingga Dirawat di RS: Pak Menteri Sehat

Haji dan Umrah
25 hari lalu

442 Jemaah Haji Embarkasi Jakarta Berangkat ke Tanah Suci, 3 Tertunda karena Sakit

Seleb
1 bulan lalu

Inarasati Ungkap Penyakit yang Diderita, Memprihatinkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal