Partai Oposisi Menentang Kebijakan Taiwan Impor Daging dari Amerika

Arif Budiwinarto
Seorang konsumen di Taiwan tengah memilih varian daging sapi yang berasal dari Amerika Serikat. (foto: Taiwan News)

Yayasan Konsumen China Taipei mendesak pemerintah bersikap transparan dan memublikasikan potensi risiko kebijakan tersebut. Lembaga tersebut juga menanyakan apakah dana pemerintah sebesar 10 miliar dolar Taiwan (Rp4,9 triliun) untuk subsidi industri peternakan babi lokal akan digunakan untuk membayar konsumsi masyarakat Taiwan jika mereka terkena dampak kesehatan akibat produk daging AS.

Pemerintah Taiwan berusaha meyakinkan publik tentang risiko kebijakan tersebut. Perdana Menteri Su Tseng Chang menyampaikan beberapa hal melalui serangkaian gambar yang diunggah di akun Facebook-nya.

Bagi warga yang tidak ingin mengonsumsi daging babi AS, dia menyarankan agar mengecek asal produk tersebut secara legal dipajang di supermarket, restoran, dan penyedia makanan lainnya.

Tsai Ing Wen dalam jumpa pers, Jumat (28/8/2020), mengumumkan kebijakan menetapkan standar residu adiktif pakan kontroversial raktopamin pada daging impor dan mengizinkan impor daging sapi AS yang berasal dari sapi berusia di atas 30 bulan yang sebenarnya dilarang karena kekhawatiran mengidap penyakit sapi gila.

Kebijakan Tsai yang didukung penuh Partai Progresif Demokratik (DPP) itu untuk memenuhi persyaratan dalam memulai negosiasi perjanjian perdagangan bebas dengan AS dengan membatalkan hambatan-hambatan selama beberapa tahun atas konsesnsi raktopamin dalam daging babi.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
2 jam lalu

Bak Film Armageddon, Ilmuwan China Ingin Ledakkan Asteroid Gunakan Bom Nuklir

10 jam lalu

7 Tentara AL AS Tewas dalam Bentrokan Maut di Kapal Induk USS Abraham Lincoln

11 jam lalu

Bertemu Prabowo, Pemerintah AS Optimistis Kerja Sama Strategis dengan RI Makin Kuat

13 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp17.877 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal