Pasokan Minyak Terganggu usai Boikot Rusia, Inggris Kini Coba Rayu Arab Saudi dan UEA

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. (Foto: Reuters)

OPEC+ yang dijadwalkan menggelar pertemuan berikutnya pada 31 Maret, telah berjanji untuk menambah pasokan minyak tambahan sebanyak 400.000 barel per hari ke pasar global setiap bulan. Namun, para pedagang mengatakan, jumlah itu masih tidak cukup untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan dunia.

AS dan negara-negara Barat beserta sekutu lainnya menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia sejak Moskow melakukan serangan ke Ukraina Februari lalu. Salah satu bentuk sanksi itu adalah boikot terhadap produk minyak Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Lindungi WNI di Timur Tengah, Pemerintah Bentuk Tim Respons Krisis

Buletin
1 hari lalu

Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Mulai Evakuasi WNI dari Iran Hari Ini

Nasional
1 hari lalu

Pemerintah Fokus Lindungi WNI di Timur Tengah, Tunda Bahas Board of Peace

Internasional
1 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal