Pasukan Israel Curi Kesempatan Masuki Wilayah Suriah, Begini Pembelaan Menlu Saar

Anton Suhartono
Gideon Saar mengklaim, kehadiran militernya di wilayah Suriah hanya sementara (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Pasukan Israel untuk pertama kali sejak 50 tahun memasuki wilayah Suriah di luar wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki. Mereka merebut pos-pos di zona penyangga yang sebelumnya dijaga pasukan pemerintah Suriah.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar mengklaim, kehadiran militernya di wilayah Suriah hanya sementara.

Pengerahan pasukan ke wilayah Suriah, kata Saar, merupakan langkah terbatas dan sementara bertujuan untuk memastikan keamanan Israel selama kekacauan pasca-tumbangnya pemerintahan Bashar Al Assad.

"Satu-satunya kepentingan kami adalah keamanan Israel," ujarnya, dikutip dari Al Jazeera, Senin (9/12/2024).

Sementara itu lembaga HAM Syrian Observatory for Human Rights menyatakan Israel terus melancarkan serangan udara ke Suriah, menargetkan posisi dan gudang senjata di berbagai wilayah.

“Sejak beberapa jam pertama setelah pengumuman jatuhnya rezim sebelumnya, Israel melancarkan serangan udara intensif, sengaja menghancurkan gudang senjata dan amunisi,” bunyi laporan lembaga yang berbasis di Inggris itu.

Lokasi yang menjadi target serangan pada Minggu malam termasuk gudang senjata pertahanan udara dan amunisi milik militer Suriah di Provinsi Latakia dan Tartus.

Israel juga melancarkan serangan di selatan menargetkan Tal Al Hara, dekat Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel serta markas militer di Izraa, Provinsi Daraa.

Serangan berikutnya menghancurkan gudang penyimpanan senjata anti-tank di Qalamoun, pinggiran Damaskus.

Sebelumnya dua sumber pejabat Israel mengatakan kepada surat kabar AS The New York Times (NYT), pasukan Israel memasuki wilayah Suriah untuk pertama kali sejak Perang Yom Kippur 1973.

Alasannya para pejabat Israel khawatir kelompok oposisi bersenjata Suriah menguasai fasilitas militer di dekat Dataran Tinggi Golan kemudian menggunakannya untuk melawan Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
15 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Buletin
1 hari lalu

Iran Hujani Israel dengan Rudal Balistik, Kilang Minyak Bahrain Ikut Meledak

Internasional
2 hari lalu

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Baru Iran, Trump: Kita Lihat Saja Apa yang Terjadi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal