Pasukan Myanmar Serang Gereja Tewaskan 4 Orang, Uskup Agung: Mereka Warga Sipil Tak Berdosa

Anton Suhartono
Gereja Katolik di Kayah, Myanmar, diserang pasukan junta militer menewaskan empat orang (Foto: Kantarawaddy Times)

"Dengan kesedihan dan rasa sakit luar biasa, kami mengalami penderitaan atas serangan terhadap warga sipil tidak bedosa yang mencari perlindungan di Gereja Hati Kudus, Kayanthayar," kata Bo, di Twitter, seperti dilaporkan kembali Reuters, Rabu (26/5/2021).

"Tindak kekerasan, termasuk penembakan yang terus menerus menggunakan senjata berat terhadap warga yang ketakutan, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah menimbulkan korban," ujarnya, melanjutkan.

Bo melanjutkan, gereja, rumah sakit, dan sekolah seharusnya dilindungi selama konflik sebagaimana amanat konvensi internasional.

Serangan itu memaksa warga menyelamatkan diri ke hutan, lebih dari 20.000 orang di antaranya dalam kondisi sangat membutuhkan makanan, obat-obatan, dan fasilitas kebersihan.

Jumlah warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka diperkirakan terus meningkat menjadi antara 30.000 hingga 50.000 dan orang hingga Rabu, sebagian berlindung di gereja.

"Orang tua dan anak-anak ada di gereja. Semua gereja memasang bendera putih agar tidak menjadi sasaran penembakan," kata seorang warga berusia 20 tahun yang tak menyebutkan identitasnya.

Dia mengatakan, situasi masih mencekam karena pasukan Myanmar terus menembaki milisi lokal dengan senjata berat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Kemenag Bantu Pembangunan Gereja Katolik di Lamandau Kalteng, 15 Tahun Mangkrak

13 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal