Pecah Kongsi, Koalisi Pemerintah Israel Ajukan Pembubaran Parlemen Knesset

Anton Suhartono
Koalisi partai penguasa Israel mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk membubarkan parlemen Knesset (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id - Koalisi partai penguasa pemerintah Israel, Rabu (13/5/2026) malam waktu setempat, mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk membubarkan parlemen Knesset. Jika RUU disetujui, Israel akan menggelar pemilu yang bisa mengancam keberlanjutan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Pengajuan RUU tersebut berlatar belakang kekecewaan kelompok sayap kanan terhadap Netanyahu terkait pemberlakuan wajib militer kepada pemuda Yahudi ultra-ortodoks atau biasa disebut Haredi.

"Ofir Katz, ketua koalisi yang juga anggota Partai Likud yang dipimpin Netanyahu, bersama seluruh pemimpin partai koalisi, mengajukan RUU untuk membubarkan Knesset ke-25 malam ini," demikian laporan stasiun televisi pemerintah, KAN, dikutip Kamis (14/5/2026).

Menurut RUU tersebut, tanggal pemilu akan ditentukan saat diskusi di komite Knesset.

Netanyahu pada Selasa lalu memberi tahu kalangan Haredi di Knesset dirinya menghadapi kesulitan dalam meloloskan RUU yang membebaskan mahasiswa yeshiva dari wajib militer. Pemicunya, koalisi kekurangan dukungan terkait isu yang satu ini. Kalangan kiri dan nasionalis kompak mendesak pemberlakuan wajib militer kepada Haredi, tanpa kecuali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Terungkap! Pilot Flydubai Ingin Bajak lalu Tabrakkan Pesawat di Israel

22 jam lalu

Uni Emirat Pastikan Pesawat Tujuan Israel Nyaris Dibajak, Kopilot Serang Kapten Pakai Kapak

3 hari lalu

Nah, Trump Tolak Dukung Netanyahu Lagi di Pemilu Israel

4 hari lalu

Drama Pembajakan Pesawat Tujuan Israel, Saudi Larang Pesawat Militer Zionis Masuki Wilayahnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal