Tolak Dikirim Perang, Ratusan Yahudi Ultra-Ortodoks Serbu Rumah Kepala Polisi Militer Israel

Anton Suhartono
Ratusan pemuda Yahudi ultra-Ortodoks menyerbu rumah kepala polisi militer Israel, menolak wajib militer (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id - Ratusan pemuda Yahudi ultra-Ortodoks menyerbu kediaman kepala kepolisian militer Israel, Brigjen Yuval Yamin, Selasa (28/4/2026). Mereka menolak pemberlakuan wajib militer kepada kelompok tersebut.

Sekitar 200 pemuda membarikade diri di halaman rumah kepala polisi militer di Ashkelon, sebagai protes terhadap rencana menghukum mereka yang menolak panggilan wajib militer.

Mahkamah Agung Israel pada Minggu (26/4/2026) memerintahkan pihak berwenang untuk memotong tunjangan keuangan bagi Yahudi ultra-Ortodoks yang menghindari wajib militer, bahkan memulai proses penyelidikan pidana.

Unjuk rasa kelompok ultra-Ortodoks menuai kecaman keras dari para petinggi militer serta para politisi, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

“Saya mengutuk keras serangan brutal dan kekerasan terhadap kepala kepolisian militer serta mendesak tindakan tegas terhadap mereka yang terlibat,” kata Netanyahu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

14 jam lalu

Fakta Baru! Trump Abaikan Peringatan Intelijen dan Militer soal Dampak Perang Iran

14 jam lalu

Iran Lipat Gandakan Produksi Senjata, Siap-Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

1 hari lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal