Saat itu ahli spesialis kesehatan mental dipanggil untuk menangani Long. Kasus itu tak berlanjut pada penangkapan.
Menurut dia, pria yang tinggal di Newburry Park itu kemungkinan menderita Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau stres akibat mengalami peristiwa mengerikan. Hal itu juga diakui rekan-rekan Long yang bertugas di Marinir.
Sementara itu, soal motif penembakan, pihak berwenang belum bisa memastikannya.
"Kami belum mengetahui apa motif dalam kasus ini," ujar Dean.
Saksi mata yang saat itu berada di dekat pintu masuk bar, John Hedge, mengatakan, Long beraksi dengan berjalan ke pintu bar lalu melempar beberapa granat asap. Kemudian dia menembak sekuriti bar.
Di depan bar, Long juga menembak perempuan muda yang merupakan petugas kasier. Dia lalu masuk ke bar dan melepaskan tembakan.
Korps Marinir AS (USMC) menyatakan, Long bertugas di Korps Marinir dari Agustus 2008 hingga Maret 2013. Pejabat di unit dinasnya mengatakan Long diberhentikan dengan hormat.
Long merupakan seorang kopral dengan spesialisasi penembak senapan mesin. Dia sudah menerima belasan medali selama bertugas, termasuk di Afghanistan,
"Korps Marinir menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada keluarga korban dalam tragedi yang tidak masuk akal ini," bunyi pernyataan USMC.