Pelaku Penembakan Tentara Garda Nasional Pernah Kerja untuk CIA, Trump: Motif Masih Gelap

Anton Suhartono
Motif penembakan 2 tentara Garda Nasional AS di Washington DC pada Rabu (26/11) masih gelap (Foto: AP)

Rahmanullah Lakanwal menyerang para korban dengan senjata revolver Smith & Wesson. Dia akan didakwa dengan tiga tuduhan penyerangan.

Dua korban dalam kondisi kritis setelah diberondong tembakan pada Rabu sore waktu setempat. Lokasi kejadian tak jauh dari Gedung Putih, memicu peningkatan keamanan terhadap kantor kepresidenan AS tersebut. 

Salah satu korban, seorang perempuan, meniggal sehari kemudian.

Rahmanullah diketahui pindah ke AS pada September 2021, tahun yang sama dengan penarikan seluruh pasukan AS dari Afghanistan di masa pemerintahan Presiden Joe Biden.

Laporan NBC melaporkan, pria itu mendapat suaka di AS awal tahun ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Internasional
12 jam lalu

Penembakan Tentara Garda Nasional, Trump Akan Usir Pendatang Asing yang Bahayakan Amerika

Internasional
12 jam lalu

Buntut Pembunuhan Tentara Garda Nasional, Trump Tolak Masuk Pendatang dari Negara Dunia Ketiga

Internasional
16 jam lalu

Afrika Selatan Tak Diundang ke KTT G20 2026, Pejabat Serukan Tekan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal