SYDNEY, iNews.id - Keluarga korban pesawat MH17 di Australia menyambut baik tuduhan pembunuhan terhadap empat laki-laki atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines di wilayah udara Ukraina lima tahun lalu yang menewaskan ke 298 orang.
Dilaporkan Associated Press, Jumat (21/6/2019), Paul Guard, putra korban MH17, Roger dan Jill Guard, mengatakan kepada ABC News bahwa dia puas tiga warga negara Rusia dan seorang laki-laki Ukrania yang berlatar belakang militer atau intelijen, didakwa.
Dia juga puas karena penyelidikan tragedi itu mendekati akhir.
Guard tidak berharap banyak, keempat orang yang dituduh oleh jaksa penuntut internasional yang dipimpin Belanda itu akan menghadapi pengadilan.
Orangtua dari korban lainnya, Jack O'Brien, yang merupakan salah satu dari 38 warga Australia yang tewas dalam insiden itu, juga menyambut perkembangan terakhir itu sebagai langkah maju.
Namun O'Brien mengaku "sulit" memandang foto-foto mereka yang dituntut oleh jaksa.
Persidangan bagi para terdakwa, yang juga termasuk pejuang separatis Ukraina, ditetapkan pada Maret mendatang di Belanda.