Pelari Maraton Meninggal usai SCSM 2024 di Singapura

Maria Christina Malau
Para pelari memulai perlombaan SCSM 2024 di Singapura, Minggu 1 Desember 2024. (Foto: The Straits Times)

Pengadilan koroner kemudian menetapkan, Malcolm meninggal karena insufisiensi koroner akut dan memiliki arteri koroner abnormal yang sebelumnya tidak terdeteksi.

Lima tahun kemudian, John Gibson, seorang warga Inggris berusia 28 tahun yang tinggal di Hong Kong, meninggal setelah pingsan saat mengikuti half marathon. Jaraknya 1 km dari garis finis.

Pengadilan koroner Singapura menemukan, John Gibson mengalami kematian jantung mendadak akibat timbulnya aritmia. Aritmia adalah gangguan kesehatan yang membuat pengidapnya mengalami detak jantung tidak teratur.

SCSM 2024 berlangsung dari 29 November hingga 1 Desember yang diikuti lebih dari 55.000 peserta. Ada tiga kategori dalam SCSM, yakni marathon, half marathon, dan estafet Ekiden di hari terakhir.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
7 hari lalu

Pria di Singapura Berusaha Bakar Masjid

14 hari lalu

iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max Mulai Dijual di Malaysia dan Singapura Hari Ini

14 hari lalu

Dokter Bongkar Alasan Orang Indonesia Berobat Kanker di Singapura, Ternyata Karena Ini!

23 hari lalu

Prabowo Bandingkan RI dengan Singapura: Kita Negara Besar, Berarti Masalahnya juga Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal