Peluncuran Pesawat Antariksa India ke Bulan Dibatalkan 56 Menit Sebelum Terbang

Anton Suhartono
Pesawat antariksa India Chandrayaan-2 batal diluncurkan 56 menit sebelum waktunya (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - India membatalkan peluncuran pesawat antariksa untuk misi ke Bulan kurang dari 1 jam sebelum waktunya, Senin (15/7/2019). Penyebabnya ada masalah teknis pada pesawat.

Pesawat bernama Chandrayaan-2 itu merupakan bagian dari program ambisius India untuk menjadi negara keempat di dunia, setelah Amerika Serikat, Rusia, dan China, yang mampu mengirim misi ke planet Bumi tersebut.

Chandrayaan-2 diluncurkan menggunakan roket Geosynchronous Launch Vehicle (GSLV) Mk III yang dibuat di Satish Dhawan Space Center. Namun hitung mundur dihentikan di angka 56 menit 24 detik sehingga peluncuran yang sedianya berlangsung pada pukul 02.51 waktu setempat batal.

"Ada masalah teknis teramati dalam sistem peluncuran roket 1 jam sebelum peluncuran. Sebagai tindakan pencegahan, peluncuran Chandrayaan-2 dibatalkan hari ini," kata Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO), dikutip dari AFP.

Tanggal peluncuran pesawat Chandrayaan-2 akan diumumkan kemudian. Organisasi tidak menyebutkan waktu pasti sampai kapan penundaan berlangsung. Tak ada penjelasan pula mengenai masalah teknis yang menjadi pemicu batalnya peluncuran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Sains
19 jam lalu

Keajaiban Alam, Fenomena Wolf Moon Bakal Hiasi Langit Indonesia 3 Januari 2026

Internasional
8 hari lalu

Cemburu, Suami Bakar Istri hingga Tewas di Hadapan Anak-Anak

Internasional
8 hari lalu

Rusia, China, dan Amerika Berlomba Pergi ke Bulan, Apa yang Dicari?

Internasional
8 hari lalu

Dokter yang Viral karena Pukuli Pasien di Tempat Tidur RS Diskorsing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal