BAGHDAD, iNews.id - Beberapa pembangkit listrik menjadi sasaran penyerang di Irak dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, tujuh orang tewas dan melukai 11 warga lain.
Dilansir dari Anadolu, dalam beberapa hari terakhir, saluran transmisi listrik telah menjadi sasaran serangan di provinsi Salahuddin, Diyala dan Kirkuk.
Sayang hingga saat ini belum ada kelompok atau pihak yang mengaku bertanggung jawab atas penyerangan tersebut. Media Kemanan Irak, Cell juga tak melaporkan lebih rinci tentang pelaku serangan.
Meski demikian, pelaku serangan ini diduga merupakan kelompok teroris daerah atau ISIS.
Sebelumnya, sebuah pembangkit listrik di Irak bagian utara mendapat serangan rudal dari kelompok teroris ISIS. Padahal, pembangkit listrik ini belum lama diresmikan.
Dua menara transmisi listrik juga diserang bom di Provinsi Diyala bagian utara. Akibat serangan bom ini, saluran transmisi listrik dari Diyala ke Baghdad mengalami gangguan.
Akibatnya, ribuan warga Irak, terutama di kamp-kamp pengungsian kekurangan pasokan listrik.