Pemberontak Serang Tentara di Sejumlah Lokasi, 11 Prajurit dan 4 Warga Sipil Tewas

Umaya Khusniah
11 tentara dan empat warga sipil tewas dalam serangan di Mali dan Burkina Faso, Minggu (24/4/2022). (Foto: Reuters)

Masalah dimulai di Mali pada 2012 ketika kelompok Islamis mengambil alih wilayah utara. Pasukan Prancis memukul mundur mereka, tetapi pejuang berkumpul kembali dan segera melakukan serangan lebih dekat ke ibu kota Bamako di selatan.

Dalam beberapa tahun, kelompok-kelompok yang terkait dengan Al Qaeda dan IS menyebar dan membuat kekacauan di Burkina Faso dan Niger. Ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi.

Junta yang menggulingkan pemerintah Mali dalam kudeta militer tahun 2020 telah meminta bantuan pejuang swasta milik Grup Wagner Rusia, yang dituduh melakukan pelanggaran di negara lain dan mendapat sanksi dari Uni Eropa.

Mali dan Rusia sebelumnya mengatakan mereka bukan tentara bayaran tetapi pelatih yang membantu pasukan lokal dengan peralatan yang dibeli dari Rusia. Pemerintah Rusia menyangkal hubungan dengan Grup Wagner.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
6 hari lalu

ASN Meninggal saat Pelatihan Komcad, DPR Desak Kemhan Evaluasi Menyeluruh

7 hari lalu

Horor! Serangan Bom Hantam Pos Polisi di Pakistan, 12 Orang Tewas

14 hari lalu

TNI Ungkap Masih Ada Warga Disandera KKB di Papua, Operasi Pengejaran Diperketat

15 hari lalu

Brutal! Markas Polisi Pakistan termasuk Masjid Diserang, 31 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal