Pembunuhan Khashoggi: Saudi Tegaskan Tolak Permintaan Ekstradisi Turki

Nathania Riris Michico
Adel al-Jubeir mengkritisi cara Turki berbagi informasi dengan Arab Saudi. (Foto: AFP)

Khashoggi merupakan jurnalis kenamaan yang kerap meliput peristiwa besar, termasuk invasi Soviet ke Afghanistan dan kebangkitan Osama bin Laden.

Selama puluhan tahun, Khashoggi dekat dengan keluarga kerajaan dan kadang menjadi penasihat pemerintrahan.

Namun, dia tidak lagi menjadi favorit dan memilih mengasingkan diri ke Amerika Serikat (AS) tahun lalu. Dari sana, dia menulis kolom The Washington Post, di mana dia kerap mengkritik kebijakan Putra Mahkota Muhammed bin Salman.

Pada kolom pertamanya, Khashoggi menulis dia takut akan ditangkap akibat pembangkangan dalam rangkaian tindakan keras yang dilakukan sang pangeran.

Di kolom terakhirnya, dia mengkritik keterlibatan Saudi dalam konflik Yaman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Internasional
9 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ungkap Dampak Serangan AS ke Iran terhadap Timur Tengah

Internasional
10 hari lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Internasional
10 hari lalu

Tegas! Pangeran MBS Tak Izinkan AS Gunakan Wilayah Saudi Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal