Pembunuhan Khashoggi: Saudi Tegaskan Tolak Permintaan Ekstradisi Turki

Nathania Riris Michico
Adel al-Jubeir mengkritisi cara Turki berbagi informasi dengan Arab Saudi. (Foto: AFP)

Khashoggi merupakan jurnalis kenamaan yang kerap meliput peristiwa besar, termasuk invasi Soviet ke Afghanistan dan kebangkitan Osama bin Laden.

Selama puluhan tahun, Khashoggi dekat dengan keluarga kerajaan dan kadang menjadi penasihat pemerintrahan.

Namun, dia tidak lagi menjadi favorit dan memilih mengasingkan diri ke Amerika Serikat (AS) tahun lalu. Dari sana, dia menulis kolom The Washington Post, di mana dia kerap mengkritik kebijakan Putra Mahkota Muhammed bin Salman.

Pada kolom pertamanya, Khashoggi menulis dia takut akan ditangkap akibat pembangkangan dalam rangkaian tindakan keras yang dilakukan sang pangeran.

Di kolom terakhirnya, dia mengkritik keterlibatan Saudi dalam konflik Yaman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
14 jam lalu

Serangan Houthi ke Arab Saudi Tewaskan dan Lukai Banyak Warga Asing, Ini Daftarnya

16 jam lalu

Houthi Serang 2 Bandara Arab Saudi Gunakan Rudal dan Drone, 3 Orang Tewas 36 Luka

1 hari lalu

Hadapi Serangan Houthi, Turki dan Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi

2 hari lalu

Arab Saudi Larang Warga Rekam Rudal Cegat Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal