Pemenang Hadiah Nobel Kimia dari AS Ini Ternyata Aktivis Pro-Palestina

Anton Suhartono
George P Smith (dua dari kiri) (Foto: AFP)

Dia menegaskan, rakyat Palestina yang terusir harus dikembalikan ke wilayah yang diduduki lalu hak-hak mereka dipulihkan kembali.

Smith juga menyoroti krisis di Gaza. Serangan Israel atas daerah berpenduduk sekitar 2 juta jiwa itu tak bisa diterima.

Lebih lanjut Smith juga membela kelompok Yahudi tertentu di Israel yang ditindas pemerintahan Zionis melakui kebijakan-kebijakannya.

"Israel tidak hanya menekan rakyat Palestina. Ada juga tekanan pada orang-orang Yahudi yang terganggu oleh kebijakan yang salah dari Israel," katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah Israel harus menghentikan tindakan-tindakan ini.

Sebelumnya surat kabar Israel membuat laporan berisi kekecewaan mereka atas pemberian Hadiah Nobel bidang Kimia kepada aktivis pro-Palestina itu.

Hadiah Nobel bidang Kimia tahun 2018 dimemangkan oleh tiga orang. Dua pemenang lainnya adalah Frances H Arnold dan Gregory P Winter. Pengumuman pemenang sudah disampaikan sejak awal Oktober 2018.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa

57 tahun lalu

Palestina Akhirnya Gelar Pemilu Legislatif Tahun Ini, Pertama sejak 20 Tahun

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal