Pemerintah AS di Ambang Tutup, Trump dan Partai Demokrat Saling Menyalahkan

Anton Suhartono
Pemerintah Amerika Serikat terancam shut down atau tutup karena tak ada anggaran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah federal Amerika Serikat (AS) terancam shut down atau tutup karena tak ada anggaran. Presiden Donald Trump menuduh para politisi Partai Demokrat berada di balik mandeknya persetujuan rancangan anggaran.

Anggaran yang ditetapkan sebelumnya hanya bisa menjalankan roda pemerintahan federal sampai akhir September.

"Demokrat ingin menutup pemerintahan, mereka ingin menutupnya karena ingin memberikan miliaran, pada akhirnya triliunan, dolar kepada imigran ilegal," kata Trump, di Gedung Putih seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (27/9/2025).

Dia menyebut politisi Demokrat gila seraya pasrah dengan kondisi tersebut.

"Jika harus ditutup, ya tutup. Tapi merekalah yang akan menutupnya," ujarnya.

Demokrat menolak tuduhan Trump soal anggaran untuk imigran ilegal dengan menyebutnya tidak berdasar. Sebaliknya, Demokrat justru berusaha melindungi hak-hak rakyat AS melalui subsidi terkait Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act). Tanpa UU tersebut, biaya perawatan kesehatan menjadi tidak terjangkau bagi jutaan warga AS.

Awal pekan ini, Trump membatalkan pertemuan dengan para petinggi DPR dan Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer dan Hakeem Jeffries. Padahal pemerintah hanya punya waktu sepekan sampai batas waktu 30 September untuk menghindari potensi shut down.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Ngeri! Iran Siapkan Senjata Baru Serang Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah

3 jam lalu

Disebut Anti-Semit oleh Netanyahu, Ini Komentar Pedas Walkot New York Mamdani

6 jam lalu

Perang Iran-AS Bisa Berakhir Tahun Ini? Ini Jawaban Presiden Pezeshkian

22 jam lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal