Iran: Tak Ada Alasan Lagi untuk Percaya Amerika

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menegaskan Iran tidak punya alasan lagi untuk memercayai AS setelah serangan terhadap tiga fasilitas nuklir (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan negaranya tidak punya alasan lagi untuk memercayai Amerika Serikat (AS) setelah serangan terhadap tiga fasilitas nuklirnya pada 2 Juni lalu. Serangan itu dilancarkan saat kedua negara melakukan beberapa putaran negosiasi membahas program nuklir Iran.

Pernyataan itu disampaikan Araghchi setelah Dewan Keamanan PBB gagal menyetujui resolusi yang diajukan Rusia dan China terkait sanksi terhadap Iran, Jumat (26/9/2025). Tiga negara Eropa (E3/Prancis, Inggris, Jerman) mengusulkan kepada PBB untuk menjatuhkan kembali sanksi kepada Iran terkait program nuklirnya.

"Saya sedang bernegosiasi dengan Amerika Serikat ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami. Jadi, tidak ada alasan bagi kami untuk memercayai Amerika Serikat lagi," kata Araghchi, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (27/9/2025).

Dia menambahkan AS dan tiga negara Eropa (E3/Prancis, Inggris, Jerman), tidak punya niatan menyelesaikan masalah nuklir melalui dialog, melainkan konfrontasi.

"Kata-kata dan tindakan mereka tidak sejalan. Tujuan mereka adalah konfrontasi, bukan dialog," kata ujarnya.

Dia lalu mendesak Sekjen PBB Antonio Guterres untuk menahan diri dari keputusan yang bisa mengaktifkan kembali mekanisme sanksi terkait Iran di Sekretariat PBB.

"Segala upaya untuk memulihkan sanksi yang telah dicabut harus ditolak. Tidak ada sumber daya yang boleh mendukung mekanisme ilegal ini," kata Araghchi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

AS dan Iran Hentikan Serangan 2 Hari setelah 13 Hari Saling Gempur, Isyarat Gencatan Senjata?

15 jam lalu

Penembakan Horor di Festival Kuliner Seattle, 3 Orang Tewas

17 jam lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Rupiah Hari Ini Ditutup Turun ke Rp18.009 per Dolar AS

3 hari lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal