Pemerintah China Tutup Sekolah-Sekolah Islam, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Sekolah Bahasa Arab Pingliang di Gansu akan ditutup pada 17 Desember 2018 (Foto: SCMP)

BEIJING, iNews.id - Kebijakan pembatasan kegiatan ke-Islaman di China tak hanya berlaku di daerah otonomi Xinjiang Uighur, tapi juga daerah lain. Ini sebagai respons untuk membendung paham yang berpotensi mengganggu suburnya komunis.

Pemerintah Provinsi Gansu akan menutup segera sekolah Islam berbahasa Arab. Padahal sekolah itu sudah berusia 34 tahun dan punya peran besar mengentaskan kemiskinan.

Sekolah Bahasa Arab Pingliang yang didirikan untuk siswa tidak mampu sudah menerima pemberitahuan dari dinas pendidikan kota untuk menghentikan aktivitas mulai 17 Desember. Institusi yang menerapkan sistem boarding school itu diperintahkan memulangkan 200 siswa dan 20 guru.

Namun para pejabat kota punya alasan lain, tidak menggunakan alasan kegiatan keagamaan, yakni sekolah tidak memiliki izin operasional. Anehnya, meskipun alasannya karena tidak ada izin, pemerintah baru menutup sekolah saat ini, padahal sudah beroperasi sejak 1984.

Pingliang merupakan kota kecil di perbatasan antara Gansu dan Provinsi Shaanxi, salah satu daerah termiskin di China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Kabar Baik! 103 Sekolah Swasta di Jakarta Kini Gratis

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Ungkap Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat Whoosh Rampung, Segera Diumumkan

Internasional
8 hari lalu

Viral Aksi Perempuan Lempar Uang Miliaran dari Balkon Apartemen, Warga Heboh Berebut di Jalan

Internasional
10 hari lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal