Pemerintah Israel Setujui Serangan Darat di Rafah, Tak Peduli Ramadhan

Ahmad Islamy Jamil
Asap hitam membubung di atas Kota Rafah yang menjadi tempat berlindung terakhir bagi lebih dari 1 juta warga Palestina yang mengungsi akibat perang Israel dan Hamas di Gaza. (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id – Pemerintah Israel telah menyetujui rencana operasional untuk serangan darat di Rafah di Jalur Gaza Selatan. Saat ini, militer zionis tengah bersiap untuk mengevakuasi warga sipil dari kota Palestina tersebut. 

“Kami telah menyetujui rencana operasional Pasukan Pertahanan Israel untuk menyerang Rafah. Ini akan memakan waktu, tetapi perlu dilakukan,” kata Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Minggu (31/3/2024), dalam konferensi pers di Yerusalem sebelum menjalani operasi hernia. 

“Kami akan masuk ke sana (Rafah) dan melenyapkan batalion Hamas… Tidak akan ada kemenangan tanpa melenyapkan batalion Hamas,” kata politikus Partai Likud itu.

Netanyahu pun menampik tuduhan bahwa operasi darat ditunda karena tekanan Amerika Serikat ataupun bulan suci Ramadhan. Menurut dia, Israel dapat tidak akan terpengaruh oleh faktor-faktor luar semacam itu. 

“Kami akan mengatasi tekanan eksternal,” kata Netanyahu.

Israel sudah mulai menggempur Rafah sejak Februari lalu sebagai bagian dari persiapan serangan darat zionis yang bertujuan untuk melenyapkan Hamas. Padahal, kota itu adalah tempat perlindungan terakhir bagi lebih dari 1 juta warga Palestina yang diminta mengungsi ke bagian selatan Jalur Gaza selama hampir enam bulan terakhir akibat operasi militer Israel.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

BGN Siapkan 4 Skema Penyaluran MBG saat Ramadan, Apa Saja?

Nasional
10 jam lalu

Zulhas Ungkap Perintah Prabowo: Harga Pangan Tak Naik jelang Ramadhan, kalau Bisa Turun

Nasional
10 jam lalu

BGN Pastikan MBG Tetap Jalan saat Ramadhan, Siapkan 4 Skema Penyaluran

Internasional
18 jam lalu

Mantan PM Israel Ehud Barak Disebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Ini Komentar Netanyahu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal