Pemerintah RI Didesak Hentikan Sementara Pengiriman TKI ke Hong Kong

Nathania Riris Michico
Ribuan pengunjuk rasa pro-demokrasi berunjuk rasa di bandara Hong Kong. (FOTO: AFP / Manan VATSYAYANA)

Pada Selasa (13/8/2019), lebih dari 5000 pengunjuk rasa berbagai usia menduduki gedung terminal penumpang di Bandara Internasional Hong Kong.

Situasi itu membuat seluruh penerbangan di Bandara tersebut dibatalkan namun kini telah dibuka kembali.

Aksi unjuk rasa besar-besaran ini berlangsung berhari-hari sejak Jumat (9/8/2019) dan dilaporkan berbagai media asing telah mengganggu aktivitas warga setempat.

Otoritas di China yang mengurusi Hong Kong dan Macau bahkan mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa situasi di Hong Kong mulai menunjukkan gejala terorisme dan menebar ancaman ke populasi kota pulau tersebut.

Kendati demikian, Juan Marvin, salah seorang WNI yang tinggal di Hong Kong, mengatakan sejauh ini dirinya masih merasa aman dan hanya sedikit merasa terganggu dengan unjuk rasa pro-demokrasi tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
28 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
2 bulan lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Internasional
3 bulan lalu

Kebakaran Apartemen Hong Kong Renggut 159 Nyawa, Departemen Pemadam Kebakaran Dibohongi

Internasional
3 bulan lalu

Polisi Hong Kong Tangkap 21 Orang terkait Kebakaran Apartemen, Korban Tewas 159

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal