Pemerintahan AS Tutup, Trump Kesampingkan Opsi Status Darurat Nasional

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Melalui Twitter pada Sabtu kemarin, Trump menegaskan tetap konsisten dan bertahan dengan keputusannya soal pembangunan tembok. Dia masih berharap kubu Demokrat datang ke Gedung Putih di akhir pekan untuk membicarakan hal ini.

"Demokrat bisa menyelesaikan shutdown dalam 15 menit!" katanya dalam satu cuitan, seraya menambahkan dalam cuitan berikutnya, "Kami akan keluar untuk waktu lama kecuali Demokrat pulang dari 'liburan' mereka untuk bekerja. Saya di Gedung Putih siap menandatangani!"

Namun sebagian besar anggota parlemen ke luar kota pada Jumat dan akan kembali pada Senin, sehingga negosiasi Demokrat dengan Trump kembali buntu.

Meskipun hanya sebagian, penutupan ini membuat pemerintahan federal lumpuh. Presiden menolak menandatangani anggaran untuk sebagian departemen sehingga 800.000 pegawai negeri tak mendapat gaji. Di antara mereka merupakan agen FBI, pengawas lalu lintas udara, dan staf museum.

Dalam pertemuan di Gedung Putih pada Jumat lalu, Trump mengungkap keadaan darurat nasional bisa menjadi jalan keluar. Namun dia menegaskan Kongres harus memiliki tanggung jawab menyetujui pendanaan untuk tembok perbatasan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Prabowo bakal Hadiri Rapat Perdana Dewan Perdamaian Bentukan Trump di AS 

Internasional
8 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Internasional
11 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Internasional
12 jam lalu

Gawat! Militer AS Bersiap di Pangkalan Qatar, Rudal Patriot Dimasukkan Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal