Pemicu Perang Pakistan-Afghanistan yang Menewaskan Puluhan Orang

Anton Suhartono
Konflik berdarah menewaskan puluhan orang di perbatasan Pakistan-Afghanistan dalam sepekan terakhir ternyata berakar dari saling tuduh (Foto: AP)

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menegaskan bahwa gencatan senjata yang disepakati kemudian bukan hasil inisiatif Pakistan, melainkan desakan internasional agar kedua pihak menahan diri.

Serangan hingga ke Kabul

Yang membuat situasi makin genting, serangan udara Pakistan tidak hanya menargetkan wilayah selatan Afghanistan, tetapi juga mencapai Ibu Kota Kabul. Ledakan besar dilaporkan terjadi beberapa kilometer dari Pusat Bedah Unit Gawat Darurat Kabul, yang menerima sedikitnya 40 korban luka dan lima orang tewas.

Direktur rumah sakit, Dejan Panic, mengatakan sebagian besar korban menderita luka bakar dan cedera akibat pecahan peluru. Pemerintah Afghanistan menyebut belasan warga sipil tewas dan lebih dari 100 lainnya luka-luka dalam serangan di Spin Boldak dan Kabul.

Pakistan membantah serangan tersebut, menegaskan bahwa pasukannya hanya membalas tembakan pasukan Taliban di wilayah perbatasan Chaman yang melukai empat warga sipil Pakistan.

Selain konflik udara, bentrokan darat juga terjadi di wilayah Orakzai, Pakistan barat laut. Pasukan Pakistan bertempur dengan kelompok militan dan menewaskan enam tentara paramiliter serta sembilan militan. Kedua negara kemudian menutup sejumlah jalur perbatasan, membuat perdagangan lintas batas lumpuh dan truk-truk pengangkut barang terbengkalai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Breaking News: Israel dan Hizbullah Sepakati Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal