Dia menyebut hari pemilu menandai awal dari 4 tahun harapan ke depan.
Kariv juga memperingatkan, Netanyahu dan sekutunya akan berusaha merusak proses pemilu dengan menyebarkan informasi palsu.
“Dalam beberapa jam mendatang, Netanyahu dan sekutunya akan membanjiri Anda dengan berita palsu dan pesan yang menyesatkan dalam upaya untuk merusak pemilu dengan menyebarkan kebohongan dan ilusi,” ujarnya.
Pemilu Israel kali ini dipandang sebagai paling krusial bagi masa depan politik Netanyahu. Pria 76 tahun itu sedang diadili atas tuduhan korupsi, termasuk penyuapan, penipuan, dan penyalahgunaan wewenang, yang bisa diganjar hukuman penjara.
Netanyahu juga diburu Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) sejak 2024 atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza sejak Oktober 2023.