Pemilu Thailand Dimulai, Pertarungan Junta dengan Mantan Penguasa

Anton Suhartono
Warga mendatangi TPS di Chiang Mai untuk mengikuti pemilu Thailand (Foto: AFP)

"Kami tidak punya hak untuk memutuskan nasib sendiri selama 5 tahun. Saya sangat gembira dengan pemilihan ini," kata Wasa Anupamnt, seorang dokter berusia 28 tahun.

Thailand merupakan negara monarki konstitusional, tetapi istana memiliki kekuatan yang tidak dapat disangkal dan terlindungi dari kritik maupun hukum.

Sebelum pemilu, Raja membatalkan pencalonan kakak perempuannya, Putri Ubolratana, yang diajukan oleh partai yang didukung Thaksin. Pasalnya, keluarga kerajaan tak lazim duduk di pemerintahan.

Raja menyebut langkah untuk membawa saudara perempuannya ke arena politik sangat tidak pantas, karena monarki seolah-olah berada di atas keributan politik.

Partai pengusungnya kemudian dibubarkan oleh pengadilan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

DPR Akui Draf Revisi UU Pemilu Masih Alot, Sejumlah Isu Belum Ada Titik Temu

Internasional
4 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
5 hari lalu

Perindo Desak Revisi UU Pemilu, PT Tinggi Dinilai Hanguskan Jutaan Suara Rakyat

Nasional
5 hari lalu

Sekjen Perindo Dorong Ambang Batas Parlemen 1 Persen agar Pemilu Lebih Proporsional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal