Pemilu Thailand, Para Kandidat Perdana Menteri Berparade di Kota Bangkok saat Hari Terakhir Kampanye

Umaya Khusniah
Pemilu Thailand, para kandidat dari berbagai partai politik berparade melewati Kota Bangkok. (Foto: AP Photo)

BANGKOK, iNews.id - Para kandidat anggota parlemen dari berbagai partai politik Thailand berparade melewati Kota Bangkok, Sabtu (13/5/2023). Mereka berparade menggunakan truk dan mobil beratap terbuka.  

Di belakang mobil merah terang, Paetongtarn Shinawatra dan Srettha Thavisin, dua kandidat perdana menteri untuk Pheu Thai tampak melambai ke arah masyarakat.

Pheu Thai, yang didukung keluarga miliarder Shinawatra, memimpin jajak pendapat. Partainya telah memenangkan pemilu sejak 2001 dengan platform populis. Namun pemerintahnya telah digulingkan melalui kudeta militer atau keputusan pengadilan.

Perdana Menteri (PM) Prayuth Chan-ocha menghadapi persainga berat jika ingin mempertahankan kekuasaan dalam pemilihan umum hari Minggu (14/5/2023). Pasalnya, berdasarkan jajak pendapat, partai-partai oposisi termasuk Pheu Thai dan Move Forward melonjak popularitasnya.

Thailand memiliki sekitar 52 juta pemilih yang memenuhi syarat. Sebanyak 3,3 juta di antaranya berusia 18-22 tahun yang merupakan pemilih pemula. 

Partai pro-militer, royalis konservatif dan oposisi populis bersaing untuk mendapatkan dukungan mereka. Jajak pendapat menunjukkan, pemungutan suara mereka dapat mengakhiri hampir satu dekade pemerintahan yang dipimpin atau didukung oleh kekuatan militer dan konservatif.

"Saya ingin meminta pemilih pemula untuk memilih Pheu Thai. Kami memiliki sejarah 20 tahun dan kami telah sukses," kata Paetongtarn kepada wartawan saat dia turun dari kendaraan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Thailand Tuduh Kamboja Langgar Gencatan Senjata

Internasional
5 hari lalu

Breaking News: Thailand dan Kamboja Sepakati Gencatan Senjata

Internasional
6 hari lalu

Thailand Tak Akan Tarik Pasukan dari Perbatasan Kamboja, kecuali...

Internasional
6 hari lalu

Pemerintah Thailand Akui Robohkan Patung Hindu di Perbatasan Kamboja, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal