Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Tak Akan Toleransi Demonstrasi Rusuh Lagi

Anton Suhartono
Carrie Lam (Foto: AFP)

HONG KONG, iNews.id - Pemimpin Hong Kong Carrie Lam tak akan menoleransi lagi kerusuhan akibat demonstrasi. Otoritas akan menindak tegas demonstran yang melanggar.

Lam mengatakan itu dalam konferensi pers, Selasa (9/6/2020), bertepatan dengan 1 tahun peringatan demonstrasi pro-demokrasi.

Demonstrasi tersebut membawa Hong Kong ke titik terendah sejak wilayah itu diserahkan dari Inggris ke China pada 1997.

Mulanya unjuk rasa itu digelar menuntut pencabutan UU ekstradisi yang memungkinkan para penjahat Hong Kong menjalani proses hukum di China. Namun tuntutan melebar menjadi desakan penerapan praktik demokrasi lebih luas, termasuk dalam pemilihan pemimpin Hong Kong.

Selama ini China masih punya andil besar dalam menentukan pemimpin Hong Kong. Tak heran jika Lam disebut-sebut sebagai boneka Beijing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Belasan Ribu Polisi Prancis Demonstrasi, Tuntut Kenaikan Gaji

1 hari lalu

David Pajung Sebut Polisi Harus Buktikan Ucapan Budi Arie soal Pemilu Dipercepat Picu Demo Ricuh

4 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

5 hari lalu

Rusia-China Kalah Voting di DK PBB, Agenda Sanksi Iran Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal