Pemimpin Junta Myanmar Min Aung Hlaing Tolak Pengungsi Muslim Rohingya

Anton Suhartono
Min Aung Hlaing (Foto: Reuters)

Myanmar sebagai negara mayoritas beragama Budha menilai Rohingya bukanlah salah satu dari kelompok etnis mereka.

Menurut Min Aung Hlaing, istilah Rohingya baru muncul sejak negara itu mendapat kemerdekaan dari Inggris pada 1948.

“Setelah kami merdeka, sensus juga mencatat kata Bengali, Pakistan, dan Chittagong, tapi tidak pernah ada Rohingya. Jadi kami tidak pernah menerimanya," ujarnya.

Otoritas Myanmar menyebut Rohingya sebagai Bengali, menyiratkan bahwa mereka berasal dari Bangladesh. Padahal pelacakan sejarah mengungkap mereka sudah mendiami Myanmar selama berabad-abad.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Destinasi
4 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
5 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Internasional
25 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Internasional
1 bulan lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal