Pemimpin Oposisi Venezuela Tuduh Pemerintahan Maduro Ancam Keluarganya

Nathania Riris Michico
Pemimpin oposisi yang mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Venezuela, Juan Guaido. (Foto: Federico PARRA/AFP)

Rusia, Iran, dan China mendukung Presiden Nicolas Maduro; sedangkan Inggris, Prancis, Australia, dan Israel menyatakan Guaido sebagai presiden sementara.

Dukungan militer dipandang sangat penting bagi kekuasaan Maduro. Namun, Guaido mengaku sudah mengadakan pertemuan rahasia dengan militer untuk mendapatkan dukungan untuk melengserkan Maduro.

Aksi protes besar-besaran terjadi di seluruh negeri sejak Maduro memulai masa jabatan keduanya sebagai presiden pada 10 Januari. Dia terpilih tahun lalu dalam pemilu kontroversial di mana banyak kandidat oposisi dilarang maju, atau bahkan dipenjara.

Sebagai ketua Parlemen Nasional Venezuela, Guaido mengatakan konstitusi memungkinkannya untuk mengambil alih kekuasaan sementara, saat presiden dianggap tidak sah.

Namun, Mahkamah Agung Venezuela melarang pemimpin oposisi itu meninggalkan negara dan membekukan rekening banknya.

Sekitar tiga juta orang meninggalkan Venezuela di tengah masalah ekonomi yang parah di negara itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
26 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

29 hari lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

1 bulan lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal