Pemimpin Tertinggi Iran Larang Negosiasi Nuklir dengan AS: Jika Mereka Serang, Kita Serang Balik!

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei melarang pemerintah melakukan negosiasi nuklir dengan AS (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei melarang pemerintah melakukan negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataan itu disampaikan Khamenei beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump menyerukan negosiasi kesepakatan nuklir baru dengan Iran.

“Anda tidak boleh bernegosiasi dengan pemerintah seperti itu. Tidak bijaksana, tidak cerdas, tidak terhormat untuk bernegosiasi,” kata Khamenei, saat berbicara dengan komandan militer Iran, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (8/2/2025).

Khamenei menegaskan, Trump sebelumnya telah merusak, melanggar, dan menghancurkan kesepakatan nuklir 2015 yang juga diteken negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Prancis.

"Kita harus paham betul, mereka tidak boleh berpura-pura bahwa jika kita duduk di meja perundingan dengan pemerintah tersebut AS), masalah akan terpecahkan," kata Khamenei.

"Tidak ada masalah yang bisa terpecahkan melalui bernegosiasi dengan Amerika," katanya, sambil merujuk pada pengalaman-pengalaman sebelumnya.

Khamenei juga memperingatkan AS jika negara itu mengancam Iran karena tak mau ke meja perundingan.

"Jika mereka mengancam, kita akan mengancam balik. Jika mereka mempraktikkan ancamannya, kita juga akan mewujudkan ancaman kita. Jika mereka menyerang negara kita, kita akan menyerang balik mereka tanpa ragu," ujarnya.

Iran berkali-kali menegaskan program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai dan membantah adanya rencana untuk mengembangkan bom atom.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 menit lalu

Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran

Internasional
43 menit lalu

Trump Sebut Operasi Militer ke Iran Bisa Segera Selesai: Militer AS Terlalu Kuat

Internasional
1 jam lalu

Militer AS Akan Kawal Kapal-Kapal Tanker Lintasi Selat Hormuz, Iran: Kami Tunggu!

Internasional
2 jam lalu

Trump Akui Beda Pendapat dengan Wapres Vance soal Serangan ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal