Pemimpin Tertinggi Iran: Serangan AS Akan Picu Perang Timur Tengah!

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan AS, serangan terhadap negaranya bisa mengakibatkan perang besar di Timur Tengah (Foto: AP)

Menurut Khamenei, apa yang terjadi selama demonstrasi anti-pemerintah yang rusuh baru-baru ini mirip dengan kudeta, karena sejumlah besar kantor pemerintah, bank, dan masjid dirusak.

Khamenei menyebut demonstrasi yang merenggut ribuan nyawa itu sebagai pemberontakan, istilah yang sebelumnya dia gunakan untuk Gerakan Hijau 2009 serta aksi rusuh lainnya.

“Pemberontakan baru-baru ini mirip dengan kudeta. Tentu saja, kudeta itu telah ditumpas. Tujuan mereka adalah menghancurkan pusat-pusat penting dan efektif yang terlibat dalam menjalankan pemerintahan," ujarnya.

Demonstrasi di Iran dimulai pada 28 Desember 2025 setelah para pemilik toko Pasar Besar Teheran melakukan mogok akibat memburuknya kondisi ekonomi serta anjloknya nilai tukar mata uang rial.

Namun, demonstrasi dengan cepat menyebar ke kota-kota lain disertai dengan kerusuhan. Aksi unjuk rasa semakin brutal setelah Iran memutus layanan internet dan telekomunikasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Survei: Sebagian Besar Warga Israel Yakin Netanyahu Gagal dalam Perang Lawan Iran

57 tahun lalu

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

57 tahun lalu

Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal