“Pergi berlibur dan tidak pulang lagi bersama dengan orang yang spesial itu tragis,” ujarnya.
Wali Kota Towyn dan Kinmel Bay, Kay Redhead, mengaku sangat terpukul atas peristiwa itu. Menurut dia, Ty Mawr seharusnya menjadi tempat menakjubkan bagi semua orang.
“Sepanjang tahun ini, kami memiliki 45.000 hingga 50.000 pengunjung di area ini dengan tempat liburan yang selalu ramai. Ty Mawr adalah kamp keluarga yang terorganisasi dan terkelola dengan baik dan ketika hal seperti ini terjadi, dan itu memengaruhi semua orang,” tuturnya.
“Saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ini situasi yang tragis,” ucapnya menambahkan.
Polisi Wales Utara telah meyakinkan publik bahwa peristiwa itu tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat luas.