Penasihat Trump Ingin Israel Serang Iran Lebih Dulu, Kenapa?

Anton Suhartono
Para penasihat Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan berharap Israel menyerang Iran terlebih dulu, sebagaimana terjadi pada 2025 (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Para penasihat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan berharap Israel menyerang Iran terlebih dulu, sebagaimana terjadi dalam konflik tahun lalu.

Setelah Iran melancarkan serangan balasan, AS baru akan terlibat dalam serangan terhadap Iran. Situasi tersebut mirip dengan yang terjadi pada perang pada Juni 2025.

Selain itu, opsi tersebut akan lebih disukai warga AS, ketimbang opsi menyerang terlebih dulu.

Portal berita Politico, mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut, melaporkan operasi militer gabungan AS dan Israel dipandang sebagai skenario paling mungkin. 

Lingkaran dalam Trump yakin AS pada akhirnya akan melancarkan serangan ke Iran.

Trump pada 20 Januari lalu mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melakukan serangan terbatas terhadap Iran serta mendukung opsi penggulingan rezim saat ini. 

Dia mendesak Iran untuk segera menyepakati perjanjian nuklir
atau menghadapi hari yang buruk.

Namun Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan, serangan terhadap negaranya, meski hanya terbatas, tetap dianggap sebagai tindakan agresi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.899 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

16 jam lalu

Apa Saja Tugas 'Pasukan Khusus AI' Bentukan Trump?

17 jam lalu

Trump Desak Warga AS Terima Lonjakan Harga Dampak Perang Iran

20 jam lalu

Heli Angkatan Laut AS Hilang di Laut Merah Dekat Arab Saudi, Jatuh?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal