Peneliti Kelelawar Kamboja Berambisi Lacak Asal-usul Covid-19

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi kelelawar. (Foto: Reuters)

“Kami ingin mencari tahu apakah virus itu masih ada dan... untuk mengetahui bagaimana virus itu berevolusi,” katanya.

Beberapa virus mematikan yang berasal dari kelelawar antara lain ebola dan virus corona lain seperti sindrom pernapasan akut parah (SARS) dan sindrom pernapasan timur tengah (MERS). Veasna Duong mengatakan, manusia bertanggung jawab atas kehancuran yang disebabkan oleh Covid-19, karena gangguan dan perusakan habitat alami kelelawar oleh manusia.

“Kalau kita coba dekat-dekat dengan satwa liar, kemungkinan virus dibawa oleh satwa liar lebih besar dari biasanya. Kemungkinan virus bertransformasi hingga menginfeksi manusia juga lebih besar,” katanya.

Proyek yang didanai Prancis itu juga bertujuan untuk melihat bagaimana perdagangan satwa liar dapat berperan dalam penyebaran virus corona. 

“Riset ini untuk memberikan pengetahuan baru tentang rantai perdagangan daging liar di Kamboja, mendokumentasikan keragaman betacoronavirus yang beredar melalui rantai ini, dan mengembangkan sistem deteksi dini yang fleksibel dan terintegrasi dari peristiwa penyebaran virus,” kata Julia Guillebaud, seorang insinyur penelitian di unit virologi IPC.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
16 hari lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

24 hari lalu

Imigrasi Soetta Tunda Keberangkatan 3 WNI ke Kamboja, Diduga PMI Nonprosedural

25 hari lalu

Kamboja Bidik Kerja Sama dengan Kampus Indonesia, Program Double Degree Bakal Dihidupkan Lagi

1 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal