Menurut Tusk, terdapat indikasi kuat dua perempuan dan seorang pria yang ditemukan tewas tersebut merupakan anggota keluarga dekat tersangka.
Tusk menyebut serangan di Krakow sebagai aksi terorisme. Dia mengatakan, Polandia belum pernah mengalami kasus terorisme sedrastis insiden tersebut.
"Selama ini, Polandia belum pernah mengalami kasus terorisme sedrastis ini, itulah sebutan yang tepat untuk serangan kejam terhadap nyawa manusia di Krakow ini," kata Tusk.
Dari enam korban tewas di alun-alun, empat di antaranya perempuan dan dua lainnya laki-laki. Pihak berwenang menyebut tiga korban merupakan warga negara Polandia, satu orang warga negara Inggris, sedangkan dua lainnya belum teridentifikasi.