Berdasarkan dokumen pengadilan, pada 2012, Ramos mengajukan gugatan terhadap Eric Hartley dan Thomas Marquardt, penulis artikel Capital Gazette yang kemudian menjadi redaktur di surat kabar itu, atas tuduhan pencemaran nama baik.
Namun pada 2015, pengadilan tingkat II Maryland memenangkan Capital Gazette atas kasus pencemaran nama baik itu.
Ramos memprotes isi artikel yang menyatakan dirinya melecehkan seorang perempuan melalu akun Facebook dan bahwa dia mengaku bersalah atas pelecehan itu. Pengadilan mendukung isi artikel itu akurat dan berdasarkan catatan publik yang resmi.
Dalam akun Twitter-nya, Ramos membela diri dengan menulis dalam biografinya dia menggugat orang-orang di Anne Arundel dan mengeluarkan ancaman kepada para pekerja di media itu.
Namun polisi belum bias memastikan apakah penembakan ini terkait kasus di masa lalu.