Penembakan Donald Trump, Pelaku Pernah Serukan Iran Bunuh sang Mantan Presiden karena Kecewa

Anton Suhartono
Ryan Wesley Routh pernah menulis buku yang menyerukan Iran untuk membunuh Donald Trump (Foto: AP)

HOUSTON, iNews.id - Ryan Wesley Routh (58), pelaku penembakan di klub golf Donald Trump, West Palm Beach, Florida, pernah menulis buku yang menyerukan pembunuhan terhadap sang mantan presiden. Hal itu terungkap dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan FBI dan penegak hukum lainnya.

Routh didakwa dengan dua tuduhan federal atas kepemilikan senjata api dengan catatan kejahatan sebelumnya serta kepemilikan senjata api dengan nomor seri yang telah dihapus atau diubah. Meski demikian penyelidikan masih berlangsung terkait motif penembakan tersebut. Sidang penahanan Routh akan digelar pada 23 September, disusul sepekan kemudian untuk pembacaan dakwaan.

Dalam buku yang diterbitkan secara pribadi pada 2023, Routh menulis, "Anda bebas membunuh Trump". Seruan itu ditujukan kepada pemerintah Iran.

Bukan hanya itu, Routh juga menyebut Trump sebagai 'orang bodoh' dan 'badut' dalam artikel berjudul "Perang Tak Terkalahkan Ukraina".

Pria asal Carolina Selatan itu juga mengkritik Trump atas perannya dalam kerusuhan di Gedung Capitol, Washington DC, pada 6 Januari 2021. Saat itu para pendukung Trump menggeruduk gedung Kongres untuk menggagalkan sidang pengesahan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Idul Fitri di Tengah Perang

Internasional
7 jam lalu

Iran Dapat Info Akan Ada Peristiwa Mirip Serangan 9/11 di AS lalu Teheran Dituduh Pelakunya

Buletin
8 jam lalu

Ketegangan Memuncak! Iran Tutup Selat Hormuz, Kapal Perang AS Mendekat

Internasional
8 jam lalu

Rumah Konsul Jenderal AS di Israel Dihantam Rudal Iran

Internasional
10 jam lalu

Iran Tantang Trump Kirim Kapal Perang AS ke Teluk Persia: Sini kalau Berani!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal