Penembakan Tewaskan 10 Orang di Supermarket AS Bermotif Rasial: Joe Biden: Menjijikkan!

Anton Suhartono
Payton Gendron menyerah kepada polisi setelah menyerang supermarket Tops di Buffalo, New York (Foto: BigDawg via Reuters)

"Kebencian seharusnya tidak memiliki tempat yang aman. Kita harus melakukan segalanya dengan kekuatan yang ada untuk mengakhiri terorisme dalam negeri yang dipicu oleh kebencian," katanya.

Biden juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta memuji kesigapan petugas penegak hukum dalam mengambil tindakan yang cepat sehingga pelaku bisa dihentikan.

Penembakan itu menewaskan 10 orang dan melukai 3 lainnya. Biro Penyelidikan Federal (FBI) menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan kebencian bermotif rasial.

Pihak berwenang menyebut Gendron pernah berkuliah di Broome Community College di dekat Binghamton, sebuah kampus negeri di New York. Dia diketahui ingin bunuh diri sebelum ditangkap. Ketika berhadapan dengan polisi di lokasi kejadian, Gendron mengarahkan pistol ke lehernya.

Pejabat kepolisian Buffalo Joseph Gramaglia mengatakan, petugas berhasil membujuknya untuk menghentikan aksi itu, menjatuhkan senjata, kemudian menyerah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

2 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

2 hari lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal